Sementara itu, Sekertaris Satgas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa menjelaskan, sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, almarhum memiliki riwayat perjalanan dinas selama beberapa hari ke luar daerah.
"Dinas luar dari tanggal 23 sampai 30 September. Dari Pangkalpinang ke Palembang-Bandung-Solo-Palembang- kembali ke Pangkalpinang tanggal 1 Oktober," jelas Mikron.
Kemudian, katanya, pada tanggal 3 Oktober yang bersangkutan masuk rumah sakit dengan gejala sesak nafas.
"Pada taggal 5 Oktober sesuai hasil swab almarhum terkonfirmasi positif Covid-19," katanya.
(Khafid Mardiyansyah)