“Kita memasuki sebuah disruption. Sebuah situasi yang seperti saat ini di mana media sosial bertumbuh luar biasa. Kadang-kadang melampaui imajinasi kita. Di situlah kita kadang-kadang kewalahan menghadapi bertumbuhnya disinformasi dan hoaks,” tuturnya.
Namun, mantan Panglima TNI itu menekankan, kondisi itu bukan sebuah alasan untuk tidak berkomunikasi dengan baik.
Baca juga : Presiden Jokowi Akui Komunikasi Pemerintah soal UU Cipta Kerja Perlu Diperbaiki
“Kami selalu membenahi diri, kita selalu ingin memperbaiki diri khusus dalam konteks Omnibus Law Cipta Kerja. Memang sebuah masukan dari berbagai pihak dan presiden juga sangat-sangat tahu,” tuturnya.
Baca Juga : Singgung Omnibus Law, Lemhannas: Tidak Mungkin Mengorbankan Rakyat Indonesia
(Erha Aprili Ramadhoni)