Ketika Prajurit TNI Perbaiki Mushola di Desa yang Dihuni Buaya Muara

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 21 Oktober 2020 20:22 WIB
Foto: Dok TTMD
Share :

Program TMMD ke 109 diselenggarakan untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, dan untuk meningkatkan kemandirian dan mensejahterakan masyarakat. Sasaran program TMMD adalah perbaikan sarana infrastruktur di wilayah terpencil, agar bisa mendorong, meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Sudah menjadi tugas kami mewujudkan apa yang mereka inginkan khususnya untuk kemajuan desa. Saat ini prajurit di lapangan sedang bekerja keras untuk mewujudkan itu semua, salah satunya membangun infrastruktur," kata Letnan Kolonel CZI Akhmad Safari.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menggelar kegiatan sosial berupa penyuluhan kesehatan khususnya Covid-19, pengobatan gratis, penyuluhan terkait dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dan pembekalan materi wawasan kebangsaan, untuk mempeluas pengetahuan warga yang tinggal di wilayah terisolir. Kegiatan TMMD Reguler ke-109 berlangsung sejak tanggal 22 September 2020 dan berakhir hari ini.

Menurut Letkol CZI Akhmad Safari, dipilihnya Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, sebagai lokasi TMMD karena berada di daerah terisolasi. Pembangunan di Desa Bapinang Hilir sulit terwujud, karena keterbatasan material, karena distribusi ke lokasi, yang harus melewati sungai Mentaya.

Perairan Sungai Mentaya dikenal sebagai habitat buaya muara. Meski sudah banyak warga yang diserang buaya muara, namun tidak sampai mengganggu pelaksanaan kegiatan TMMD.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya