Gencatan senjata sebelumnya membuat jeda singkat pada Sabtu (24/10/2020) sebelum masing-masing pihak menuduh yang lain telah melanggarnya. Armenia pada Minggu (25/10/2020) menuduh pasukan Azeri menembaki pemukiman sipil.
BACA JUGA: Putin: Hampir 5.000 Orang Tewas dalam Konflik di Nagorno-Karabagh
Baku membantah membunuh warga sipil dan mengatakan siap melaksanakan gencatan senjata, asalkan pasukan Armenia mundur dari medan perang.
Konflik antara Armenia dan Azerbaijan di Nagorno-Karabagh telah lama berlangsung, menewaskan sekira 30.000 orang dalam pertempuran 1991-1994. Wilayah kantong itu secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan, namun dijalankan oleh penduduk mayoritas Armenia.
(Rahman Asmardika)