JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengkritik Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang belum bisa mengoptimalkan media sosialnya sebagai sarana sosialisasi dari setiap tahapan pelaksanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.
"Dari hasil pengamatan saya, media sosial juga masih belum optimal digunakan penyelenggara dalam menyosialisasikan informasi Pilkada 2020," kata Titi kepada wartawan, Selasa (27/10/2020).
Dia melihat, hampir semua penyelenggara khususnya KPU memiliki akun media sosial dan juga website. Namun, belum semuanya aktif serius menjadikan media sosial sebagai instrumen sosialisasi.
Baca Juga: KPU Tindak Lanjuti Putusan Bawaslu Loloskan Calon Kepala Daerah Eks Napi
Unggahannya pun, kata dia, masih terbatas pada aktivitas kelembagaan KPU. Termasuk juga KPU RI sendiri masih sangat minim dalam melakukan sosialisasi Pilkada menggunakan medsos.