"Ada sekitar 23 rumah warga yang dikena angin. Yang paling parah ada 5 rumah. Rata-rata atapnya diterbangkan angin. Sejauh ini tak ada korban jiwa maupun luka luka," tutur Sahrul.
Bencana alam angin puting beliung baru pertama kali terjadi di Desa Baring Kecamatan Segeri, Pangkep. Saat ini, ia menyebutkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan piha BPBD Pangkep untuk mendirikan posko bantuan.
"Ini baru pertama kali bencana angin puting beliung terjadi di Desa Baring. Sebelum-sebelumnya tidak ada. Kami terus melakukan pemantauan di lokasi untuk mendata jumlah kerusakan dan koordinasi untuk mendirikan posko," tutur Sahrul.
(Erha Aprili Ramadhoni)