JAKARTA - Pandemi virus Corona (Covid-19) membuat banyak sektor porak-poranda. Selain soal kesehatan, pandemi juga menghantam perekonomian masyarakat.
Banyak pengusaha yang gulung tikar dan banyak pula yang berjuang di ambang kebangkrutan. Akan tetapi, jumlah pekerja yang di-PHK dan dirumahkan jauh lebih banyak.
Anggota Komisi VI DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), sebagai bagian dari pemerintah dan bagian dari daerah pemilihan VII Jawa Timur, menyalurkan bantuan sosial secara kontinyu.
Sebanyak 7.000 sembako dialokasikan untuk masyarakat deerah pemilihan (dapil) VII, khususnya Trenggalek dan Pacitan. Ketujuh ribu bantuan tersebut dialokasikan melalui dua program, yakni Program Kemitraan DPR dan EBY Foundation.
EBY Foundation mengalokasikan 5.000 paket sembako untuk Kabupaten Trenggalek yang akan dibagikan di 2 kecamatan dengan total 21 desa. Kemudian, Program Kemitraan DPR Edhie Baskoro Yudhoyono mengalokasikan 2.000 sembako untuk Kabupaten Pacitan di dua kecamatan dengan total 17 desa.
Mengingat pandemi belum usai, sambutan pelepasan pembagian 7.000 bantuan sembako ini pun disampaikan secara daring pada Selasa 3 November 2020.
Mengawali sambutannya, Ibas meminta maaf karena tidak dapat hadir secara langsung dan berjabat tangan langsung menemui para undangan serta pendukungnya.
Baca juga: Rapid Test Usai Libur Panjang, 22 Warga Kota Cimahi Reaktif Covid-19
“Sebelumnya saya Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua Fraksi Partai Demokrat yang juga sebagai anggota DPR dapil Jawa Timur VII dan selaku opendiri dan Pembina EBY Foundation meminta maaf karena tidak dapat hadir secara langsung, bertemu berjabat tangan dikarenakan pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai,” ucapnya.
“Ada istilah Jauh dimata, dekat dihati; untuk itu, walaupun kita hanya dapat bertemu secara virtual, saya yakin kita semua memiliki semangat yang sama untuk terus bekerja keras, cerdas dan ikhlas. Nggih…”, ucapnya membuka pertemuan.