GUATEMALA CITY – Sedikitnya 100 orang meninggal dunia tertimbun tanah longsor di Guatemala. Musibah itu terjadi setelah Badai Eta yang membawa curah hujan tinggi, mengguyur negara tersebut pada Jumat 6 November 2020.
Sebagian besar korban tewas berada di Desa Quega, Alta Verapaz, yang berada di Guatemala Tengah. Juru bicara militer Guatemala, Ruben Tellez mengatakan, korban tewas kebanyakan tertimbun tanah longsor yang menimpa sedikitnya 150 rumah.
“Banyak dari korban tewas tinggal di Desa Queja, di mana sedikitnya 150 unit rumah tertimbun tanah longsor,” papar Ruben Tellez, dikutip dari Reuters, Sabtu (7/11/2020).
“Ini bukan pertama kalinya bencana menghantam kawasan terpencil di Alta Verapaz. Area ini pernah menjadi lokasi bencana tanah longsor luar biasa satu dekade lalu yang menewaskan puluhan orang. Sekarang, fenomena badai ini menyebabkan tanah longsor lagi,” imbuhnya.
Baca juga: Badai Zeta Terjang AS, Tewaskan Setidaknya 6 Orang