JAKARTA - Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII) mengumumkan sejumlah nama yang masuk sebagai calon Majelis Syuro Partai Masyumi. Nama tersebut bisa bertambah sesuai dengan hasil rapat yang akan dilakukan setelah ini, di antaranya ada Abdullah Hehamauhua hingga Bachtiar Nasir
Pengumuman nama calon Majelis Syuro Partai Masyumi disampaikan oleh Sekretaris BPU-PPII Taufik Hidayat melalui Surat Keputusan nomor 098-BPU-PPII 10/1442H/2020M, Sabtu (7/11/2020).
"Insya Allah nanti siang akan ada rapat calon Majelis Syuro yang nanti akan menetapkan secara definitif. Atau nanti mungkin kalau disepakati akan ditetapkan untuk terus menambah jumlah calon. Ini yang bisa kami berikan dari BPU-PPII setelah 1 tahun 3 bulan kami berkeliling menemui tokoh-tokoh," ujar Taufik seperti dilihat dalam konferensi video, Sabtu (7/11/2020).
Berdasarkan keputusan BPU-PPI, sejumlah nama yang masuk sebagai calon Majelis Syuro Partai Masyumi dinilai memenuhi syarat dan kapabilitas untuk diberi amanah pada posisi tersebut. Nama-nama tersebut juga berdasarkan masukan para tokoh dan ulama di Indonesia.
"Untuk memperlancar kegiatan calon Majelis Syuro, dapat merekrut anggota pembantu seperlunya. Jika di kemudian hari ada kekeliruan dalam SK ini, maka akan dilakukan perbaikan seperlunya. SK ini dibuat untuk dilaksanakan dan berlaku hingga terbitnya SK Menkumham PII atau Partai Masyumi secara legal formal, dan akan dilakukan evaluasi sebagai mana mestinya," jelas Taufik.