Binuh yang sudah tak mampu berjalan ini mengaku menjual biji kelapa dengan harga Rp3.000. Biji kelapa itu istri yang mencarinya. "Saya jual kayu bakar Rp3.000. Ini istri yang cari," ujar Binuh.
Sementara itu, Istri Binuh, Siti Kholijah berharap ada perhatian dari pemerintah kepada keluarganya. Apalagi, sang suami merupakan veteran yang masih hidup. "Tolong pemerintah perhatian kami, bantu kami, jangan dilupakan," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Simardona, Pengidoan membenarkan Binul Hajar sakit sudah 13 tahun. Dia dengan menyambung hidup menjual biji kelapadan kayu bakar. "Dia sakit lama sudah 13 tahun. Kalau aktivitas memang enggak kerja. Hanya jual kayu dan kelapa," tutupnya.
(Fahmi Firdaus )