Kecelakaan Helikopter di Sinai Tewaskan 7 Pasukan Penjaga Perdamaian

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 13 November 2020 10:28 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

YERUSALEM - Sebuah helikopter dengan Pasukan dan Pengamat Multinasional (MFO) pimpinan Amerika Serikat (AS) di Sinai, Mesir jatuh di dekat kota resor Sharm el-Sheikh pada Kamis (12/11/2020). Insiden itu menewaskan tujuh anggota pasukan penjaga perdamaian, demikian disampaikan MFO.

Dalam sebuah pernyataan, MFO mengatakan bahwa korban yang tewas adalah lima warga negara AS, seorang warga Prancis, dan seorang warga Ceko, semuanya adalah anggota dinas militer. Ditambahkan bahwa seorang anggota MFO AS selamat dan dievakuasi secara medis.

BACA JUGA: Penjaga Perdamaian Asal Indonesia Tewas dalam Serangan Pemberontak di RD Kongo

Pernyataan sebelumnya mengatakan bahwa delapan penjaga perdamaian tewas, termasuk enam warga Amerika.

Seorang pejabat yang diberi pengarahan tentang insiden itu mengatakan kepada Reuters bahwa kecelakaan itu adalah disebabkan oleh kerusakan mekanis.

Pernyataan MFO mengatakan helikopter itu dalam misi "rutin" ketika jatuh. Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menawarkan untuk mengirim tim penyelamat ke tempat kejadian.

Baik Departemen Pertahanan AS dan Kementerian Pertahanan Ceko telah mengonfirmasi gugurnya anggota dinas militer mereka dalam kecelakaan tersebut. Militer Israel mengatakan telah mengevakuasi penjaga perdamaian yang terluka ke sebuah rumah sakit di Israel.

MFO diterjunkan untuk memantau demiliterisasi Sinai di bawah perjanjian perdamaian Mesir-Israel 1979. Ukurannya telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir karena negara-negara tetangga memperketat kerja sama keamanan melawan pemberontak Sinai yang dipimpin kelompok militan Islamis.

BACA JUGA: Perjanjian Damai Disepakati, Rusia Kirim Pasukan Perdamaian ke Nagorno-Karabagh

Menurut situs resmi MFO, terdapat 452 warga AS di antara 1.154 personel militer MFO. Misi itu menarik personel dari 13 negara dan mencakup area seluas lebih dari 10.000 kilometer persegi di Sinai.

Kairo melihat MFO sebagai bagian dari hubungan dengan Israel yang, meskipun tidak populer dengan banyak orang Mesir, telah membawa miliaran dolar dalam bantuan pertahanan AS, mempermanis demiliterisasi yang dipaksakan oleh pihak asing di wilayah kedaulatan Sinai.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya