BOLMONG - Dukungan masyarakat Bolaang Mongondouw (Bolmong) Raya untuk pasangan nomor urut 3, Olly Dondokambey-Steven Kandouw semakin solid jelang pencoblosan Pilkada Sulawesi Utara pada 9 Desember 2020.
Bahkan, dalam dua hari di Bolmong Raya, Olly Steven selalu didampingi oleh para tokoh masyarakat, pemuka agama, dan pimpinan daerah. Ini menunjukkan adanya keselarasan visi misi dalam membangun Sulawesi Utara dan Bolaang Mongkodouw Raya kedepan.
"Saya dan Steven merasa sangat bahagia, karena didampingi oleh tokoh-tokoh Bolaang Mongondow Raya. Tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, dan LSM untuk membangun daerah yang kita cintai ini," ujar Olly saat pelantikan serentak seluruh relawan Olly-Steven Dumoga Raya Hebat di Kelurahan Imandi, Dumoga Timur, Kamis (26/11/2020)
Selama dua hari blusukan di Bolmong, warga tampak berjubel di sejumlah lokasi yang didatangi Olly dan Steven. Kedatangan mereka memang selalu didampingi para tokoh, diantaranya Bupati Bolaang Mongondow Yasti S. Mokoagow, Walikota Kotamobagu Tatong Bara, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanny Ronny Tuuk, Anggota DPR Herson Mayulu, Anggota DPRD Sulut Rocky Wowor, para tokoh Bolmong, Firasat Mokodompit, Hamdi Paputungan serta pemuka agama, dan aktivis LSM.
Baca juga: Olly: 200 Ribu Lapangan Kerja untuk Bolaang Mongondow
“Kita semua sudah bersatu, semua baku-baku bae. Cuma ada satu tujuan bagaimana membawa masyarakat Bolaang Mongondow Raya ini tambah hebat, tambah maju, dan tambah sejahtera," ujar Olly.
Pada kesempatan itu, Olly menyinggung wacana pemekaran daerah Bolaang Mongondouw Raya menjadi provinsi. Bahkan dukungan dari masyarakat Bolmong Raya kepada Olly Steven juga dalam rangka mempersiapkan Bolaang Mongondow Raya menjadi provinsi yang posisi saat ini masih menunggu dicabutnya moratorium pemekaran wilayah oleh Presiden.
Olly juga mengingatkan bahwa Bolaang Mongondow akan menjadi wilayah ekonomi maju dengan dibukanya Kawasan Industi Mongondow, yang dapat menyerap lebih dari 200 ribu orang tenaga kerja.
"Semua ini boleh terjadi kalau kita semua bersatu. Maka pada tanggal 9 Desember memilih nomor 3. Sebaliknya, hal tersebut tidak akan terlaksana jika tanggal 9 Desember tidak memilih nomor 3, inilah kesempatan berikan dukungan bagi kami," jelas Olly.