"Sesuai SOP tanggap darurat 7 hari. Sampai ada himbauan aman itu yang memberi keputusan PVMBG. Dikatakan Semeru landai oke baru kita hentikan tanggap darurat," tukasnya.
BACA JUGA: Warga Banyuwangi Dikejutkan Paparan Hujan Abu Erupsi Gunung Semeru
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik pada Selasa dini 1 Desember 2020 kemarin. Tercatat ada beberapa guguran awan panas yang muncul, pertama sekitar pukul 01.23 WIB dengan aktivitas terbesarnya pukul 01.45 - 04.33 WIB.
Guguran material vulkanik tersebut bahkan sampai meluncur ke Sungai Besuk Kobokan sejauh 11 kilometer mendekati permukiman warga di Desa Supiturang, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
(Rahman Asmardika)