BANDUNG - Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Barat menuntut pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus seruan jihad lewat adzan yang dilakukan tujuh pemuda di Kabupaten Majalengka.
(Baca juga: Heboh Ajakan Jihad Lewat Adzan, Pelaku: Kami Mohon Maaf dari Lubuk Hati yang Paling Dalam)
Ketua Umum PW DMI Provinsi Jabar, Kiai Ahmad Sidik menegaskan, pihaknya perlu menyampaikan sikap atas beredarnya video adzan yang kalimatnya diubah menjadi hayya alal jihad dan kemudian viral itu.
"Saya pimpinan Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jawa Barat menyatakan sikap dengan viralnya video hayya alal jihad," tegas KH Ahmad Sidik dalam video yang diterima MNC Media, Rabu (2/12/2020).
(Baca juga: Rumah Orangtua Mahfud Digeruduk, Perhimpunan Santri: Rizieq Bukan Putra Madura, Kok Dibela?)