SOLO - Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Solo, Ahyani membantah keras kabar yang beredar di media sosial, Kota Solo di lockdwon satu bulan menyusul jumlah warga terpapar Covid-19 di Kota yang pernah dipimpin Presiden Jokowi ini terus mengalami peningkatan.
Menurut Ahyani yang juga Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Solo ini, yang benar bukan di lockdwon melainkan pengetatan dan pembatasan. Dimana, aktifitas yang mengarah adannya pengumpulan orang dibubarkan. Kemudian, bagi para pendatang masuk ke Kota Solo, harus menjalani masa karantina selama 14 hari di lokasi yang telah disiapkan.
"Akses masuk dari dan ke Kota Solo tetap dibuka. Kota Solo tidak dilockdown, hanya pengetatan dan pembatasan. Ketika warga luar kota masuk ke Solo harus dikarantina selama 14 hari ditempat yang telah disediakan,"papar Ahyani pada wartawan, Sabtu (5)12/2020).
Baca juga:
Dokter Teman Gowes Ganjar Dirawat karena Covid-19, Sampaikan Pesan Menyentuh
Rumah Sakit Covid-19 Overload, Ini Alternatif Walikota Solo
Kasus Covid-19 di Jateng Melonjak, Ganjar Gagas RS Darurat