Beda Versi soal Penembakan 6 Laskar FPI, Ini Analisis Ahli Psikologi Forensik

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 10 Desember 2020 06:12 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Menurut Reza, peristiwa yang dipersepsikan kritis sering berlangsung pada malam hari. Ia pun memaparkan  bahwa data menunjukkan bahwa lebih dari 70% kasus penembakan terhadap target yang disangka bersenjata berlangsung pada malam hari.

"Saat pencahayaan minim sehingga mengganggu kejernihan penglihatan personel. Sempurnalah faktor luar dan faktor dalam memunculkan perilaku. Faktor luar adalah letusan pertama oleh personel pertama dan kondisi alam di TKP. Faktor dalam adalah rasa takut personel," ucap dia. 

Reza menjelaskan, perbedaan versi peristiwa pemembakan Laskar FPI membutuhkan investigasi dari kasus per kasus terhadap masing-masing dan antar personil kepolisian yang bertugas menguntit Habib Rizieq tersebut. 

"Investigasi oleh semacam shooting review board nantinya tidak hanya mengeluarkan simpulan apakah penembakan memang sesuai atau bertentangan dengan ketentuan. Lebih jauh, temuan tim investigasi bermanfaat sebagai masukan bagi unit-unit semacam SDM dan Diklat," tambahnya.

 

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya