Ia berharap jembatan yang dikerjakan oleh PT Karya Mulia Nugraha itu, dapat selesai dan bisa digunakan masyarakat untuk kepentingan perlintasan pemangkas jarak. "Saya optimis untuk mereka menyelesaikan pekerjaan. Namun tidak ada penambahan anggaran apapun penyelesaian jembatan ini," ucapnya.
Sedianya, jembatan yang menelan APBD Pemkot Pangkalpinang senilai Rp 25,9 miliar selesai pada 17 Desember 2020. Dikerjakan mulai pada 22 April 2020 lalu, jembatan mega proyek ini sempat ambruk pada 16 Oktober lalu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Akan tetapi dua pekerja proyek alami luka ringan.
(Baca juga: Ini Jadwal Penukaran 6 Uang Lama Sebelum Hangus di Akhir Tahun)
Proyek yang menelan banyak uang rakyat di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini, diharapakan dapat diselesaikan sehingga bermanfaat bagi mayarakat. Rencananya jembatan penghubung Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka ini, akan di jadikan icon Kota Pangkalpinang.
Caption foto : Foto udara 81,46 persen pembangunan jembatan Jerambah Gantung Pangkalpinang senilai Rp 25,9 Miliar dan beberapa waktu lalu sempat roboh. (foto : iNews.id/ Haryanto)
(Donatus Nador)