Tetapi disampaikan juga bahwa "dengan tidak adanya cara lain untuk menghentikan atau bahkan mencegah epidemi, kepentingan bersama dapat merekomendasikan vaksinasi, terutama untuk melindungi yang paling lemah dan paling terpapar."
BACA JUGA: Dubes Indonesia untuk Vatikan Bantah Isu Paus Fransiskus Terinfeksi Virus Korona
Industri farmasi dan pemerintah harus memastikan bahwa vaksin yang efektif dan dapat diterima secara etis dapat diakses oleh negara-negara termiskin, tambah pernyataan itu.
Paus Fransiskus, yang mengutuk "nasionalisme vaksin", mendesak kepala negara untuk "memastikan akses ke vaksin Covid-19 dan teknologi penting yang diperlukan untuk merawat orang sakit, orang miskin, dan mereka yang paling rentan."
(Rahman Asmardika)