VATIKAN - Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus sempat dikabarkan terinfeksi virus korona. Kabar tersebut muncul pasca batalnya Paus menghadiri acara Misa di Roma karena sakit. Namun, kabar tersebut dibantah pihak Duta Besar Republik Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sryono.
"Dari pantauan kami sampai Sabtu malam (29/2) baik melalui berita resmi dari Vatikan, Italia, dan kontak pribadi dengan pejabat Vatikan, tidak satu pun menyatakan Paus Fransiskus terinfeksi virus corona. Mereka menyatakan “The Pope has a mild indisposition”," tulis Agus kepada Okezone, Minggu (1/3/2020).
Tidak hanya itu, Agus juga menjelaskan jika pihaknya terus memantau kesehatan terkini dari Paus Fransiskus. Mengingat, maraknya virus korona di kawasan Eropa.
"Kami terus memonitor perkembangan kesehatan Paus Fransiskus," tulisnya lagi.
Baca Juga: Paus Fransiskus Batal Hadiri Misa karena Sakit
Sebelumnya diketahui, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma pada Kamis, 26 Februari 2020. Tetapi, Paus lebih memilih tetap berada di hotel "dekat Santa Marta" di mana dia tinggal. Menurut para pejabat, Paus akan segera melanjutkan tugasnya yang lain.
(Edi Hidayat)