Menelisik Sejarah Peringatan Hari Ibu 22 Desember

Djairan, Jurnalis
Selasa 22 Desember 2020 09:43 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Peringatan Hari Ibu yang jatuh pada hari ini 22 Desember, dimaknai oleh masyarakat khususnya generasi milenial sebagai Mother’s Day. Beragam nilai dapat dimaknai dalam memperingati Hari Ibu, yang diwujudkan dengan berbagai cara. Lantas, bagaimana sejarah lahirnya peringatan Hari Ibu di Indonesia?

(Baca juga: Laporkan Munarman, Kiai Zaenal Arifin: Ulama Sudah Gerah dengan Kelakuannya!)

Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember sejatinya merupakan momentum untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan.

Mengutip laman resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dalam sejarahnya setelah kelahiran Budi Utomo pada 1908, banyak lahir perkumpulan perempuan di berbagai tempat, seperti Aisiyah, Wanita Katolik, Putri Merdeka dan lainnya.

(Baca juga: Munarman Dipolisikan, Kiai Zaenal Arifin: Lidahnya Bisa Timbulkan Dusta, Ghibah dan Adu Domba!)

Kemudian, gerakan-gerakan yang dicetus perempuan melahirkan Kongres Perempuan Indonesia I dilaksanakan tidak lama setelah Sumpah Pemuda, berlangsung pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Momen itulah yang mengawali lahirnya Hari Ibu pada 22 Desember.

Saat itu, puluhan organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera tergabung dalam Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Kongres Perempuan Indonesia I diakui sebagai tonggak sejarah kebangkitan pergerakan perempuan Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya