Donny juga menyebut, bahwa okupansi atau keterisian kamar khusus pasien covid beberapa hari terakhir sangat tinggi melebihi 85%, itu artinya ruang isolasi memang penuh.
“Kemungkinan foto diambil saat terjadi stagnasi pasien, atau saat ruangan penuh, pasien di IGD tidak bisa masuk ke ruang perawatan,” kata Donny, Selasa (22/12/2020).
Kini, kata dia, pihak RSSA sendiri sudah memodifikasi IGD Incovid yang standarnya 20 bed, menjadi 30 bed. Selain itu, RSSA juga memodifikasi ruang ruang di sekitar Incovid, total ada 53 tambahan bed.
Meski begitu, pihak RSSA belum bisa memaksimalkan tambahan bed tersebut, karena juga harus mengukur kemampuan tenaga kesehatan yang ekstra kelelahan, karena pandemi belum juga usai, sedangkan angka kasus covid terus naik.
(Awaludin)