"Nanti itu rencana tindak lanjutnya, kita atur dan jadwalkan dahulu (pemanggilan pelapor dan saksi-saksinya)," tutupnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Barisan Kesatria Nusantara, Kiai Zaenal Arifin mengungkapkan, laporan yang dibuat tersebut atas nama Barisan Ksatria Nusantara yang datang ke Polda Metro Jaya untuk mencari keadilan karena gara-gara ucapan seseorang atau lidahnya (Munarman) bisa menimbulkan dusta, ghibah namimah dan juga adu domba.
“Kami datang bersama kiai, hari ini ingin menegakkan dan mencari keadilan karena gara gara lidah Munarman masyarakat dibuat bingung,” katanya di Polda Metro Jaya, Senin (21/12).
(Fahmi Firdaus )