Baca Juga : Soal Rencana Afirmasi Hak Beragama Syiah dan Ahmadiyah, Perlu Kajian dari Banyak Perspektif
Andi menegaskan, bahwa Terawan legowo dicopot dari jabatannya senagai Menkes. Bahkan Terawan senang, bisa kembali mengabdi merawat pasien-pasiennya.
“Mungkin banyak yang mengira, Pak Terawan merana setelah keluar dari Kabinet Indonesia Maju. Sebagai orang yang selalu berada di dekatnya sepanjang urusan dinas, saya pastikan ia legowo. Kini semakin banyak waktu bagi Pak Terawan untuk melayani para pasien yang perlu bantuannya. Karena ketika menjabat sebagai menteri pun, saya tahu, sekurang-kurangnya empat kali sepekan ia menyempatkan menyambangi pasien di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta,” kata Andi.
(Angkasa Yudhistira)