Polisi Yakini Ledakan di Nashville AS "Tindakan Disengaja"

Agregasi VOA, Jurnalis
Sabtu 26 Desember 2020 05:16 WIB
Ledakan di Kota Nashville, Amerika Serikat. (Foto : AFP)
Share :

PIHAK kepolisian meyakini ledakan yang terjadi di pusat Kota Nashville, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (25/12/2020) pagi, tepat pada hari Natal, merupakan disengaja. Ledakan tersebut menghancurkan jendela dan merusak beberapa gedung serta mengakibatkan 3 orang terluka.

Melansir VOA Indonesia, juru bicara Departemen Kepolisian Metro Nashville, Dan Aaron, mengatakan sebelum ledakan terjadi pada pukul 06.30 waktu setempat, polisi datang ke lokasi karena panggilan darurat tentang terjadinya beberapa letusan senjata, tetapi tidak menemukan tanda-tanda terjadinya insiden itu. Namun polisi melihat sebuah kendaraan yang mencurigakan dan menelpon unit lain yang khusus menangani piranti berbahaya. Ketika mereka sedang menunggu kedatangan unit itu, kendaraan tersebut meledak.

Aaron mengatakan tiga orang dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka, tetapi tidak berada dalam kondisi kritis. Ia juga mengatakan bahwa beberapa orang telah dimintai keterangan di kantor polisi, tetapi menolak memberi rincian lebih lanjut.

FBI Memimpin Penyelidikan

Juru bicara FBI Joel Sikovic mengatakan badan federal itu memimpin penyelidikan terhadap insiden itu. Tim investigasi lain dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak (ATF) juga berada di lokasi. FBI adalah badan penegak hukum utama yang menyelidiki kejahatan federal, seperti tindakan terorisme dan penyalahgunaan bahan peledak.

Hingga siang hari, anjing-anjing polisi masih terus menelusuri mobil-mobil dan gedung-gedung di daerah sekitar lokasi ledakan.

Seorang laki-laki asal Philadelphia yang tinggal di sebuah hotel di dekat tempat kejadian perkara mengatakan ketika mendengar dentuman itu, ia menyadari ledakan ini berbahaya. “Ledakannya sangat keras,” ujar Joseph Fafara sebagaimana dikutip Associated Press. “Saya berusaha merasionalisasikan ledakan itu sebagai gempa bumi atau lainnya. Tetapi jelas itu bukan gempa bumi.”

Fafara mengatakan ia datang ke Tennessee bersama keluarganya saat Natal karena negara bagian itu memiliki kebijakan pembatasan sosial terkait Covid-19 yang lebih longgar dibanding Philadelphia.

Fafara pergi ke luar hotel untuk melihat kerusakan yang terjadi, tetapi polisi telah membarikade lokasi ledakan.

Baca Juga : Ledakan Guncang Kota Nashville AS, 4 Mobil Terbakar

Kobaran api dan asap hitam tampak mengepul dari lokasi ledakan. Lokasi itu dipadati bar, restoran dan toko ritel; dan dikenal sebagai pusat kota yang kerap didatangi wisatawan di Nashville.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya