TANGERANG - Wilayah Tangerang Raya kembali memasuki zona merah penyebaran Covid-19 setelah beberapa Minggu bertahan di zona orange.
Hal ini dilihat dari data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, data per 5 Januari 2021, di Kabupaten Tangerang terdapat 310 pasien Covid-19 yang masih dirawat. Sementara 107 orang meninggal akibat virus asal Wuhan-Cina ini.
Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi menerangkan bahwa angka penularan Covid-19 di Kabupaten Tangerang tidak meningkat secara tiba-tiba, namun dikarenakan memang sebelumnya wilayah Tangerang sudah memasuki zona oranye dan saat ada kenaikan kasus menjadi zona merah.
"Iya, baru semalam kita masuk zona merah lagi. Sebenarnya bukan karena penularan juga yang tiba-tiba melonjak, tapi kemarin pas kita di zona orange itu, bedanya tipis, hanya 0.3 persen dari wilayah lain," ujar Hendra pada Selasa (5/1/2021).
Selain itu, tren penyebaran Covid-19 juga masih sama seperti sebelumnya yaitu tertular di tempat kerja, ataupun tertular oleh anggota keluarga. Ini menyebabkan kluster keluarga dan tempat kerja banyak menyumbang kasus Covid-19.
"Dan saat ini trennya masih sama, penularan di tempat kerja, lalu menularkan di keluarga. Jadilah klaster tempat kerja dan klaster keluarga," tutur dr Hendra.
Baca Juga: Kabupaten Tangerang Kembali Masuk Zona Merah Covid-19, RSUD Penuh
Hendra juga menjelaskan bahwa saat ini tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 ataupun rumah isolasi pasien OTG, sudah penuh. Dia pun meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku agar jangan sampai tertular Covid-19.
"Masyarakat tetap lakukan 4M karena saat ini tempat tidur di rumah sakit ataupun di rumah isolasi sudah penuh. Jangan sampai tertular dan menulari orang terdekat," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)