"Pelaku diduga melakukan penyiksaan karena pengaruh narkoba jenis sabu sabu dan himpitan ekonomi," kata Nelson.
Sementara itu, istri pelaku, Saniyem mengaku penyiksaan yang dilakukan suaminya karena berbagai hal. Salah satunya, meminta uang namun tidak diberikan.
Selain itu, anaknya yang berusia 15 tahun dan 6 tahun juga mengalami memar di sekujur tubuh karena penyiksaan tersangka. Pelaku juga memaksa Saniyem menjual diri untuk mendapatkan narkoba.
(Fetra Hariandja)