Proses pencocokan juga dilakukan Tim DVI dengan mengambil sampel DNA dari keluarga inti korban. Kurang lebih terdapat 40 sampel DNA yang diberikan pihak keluarga korban. Kemudian, petugas juga meminta data tanda lahir atau identitas lainnya yang melekat pada korban.
Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak, Sabtu 9 Januari sekira pukul 14.40 WIB. Pesawat jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Dari data manifest, pesawat diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.
(Sazili Mustofa)