AMSTERDAM - Pemerintah Belanda yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mark Rutte secara kolektif mengundurkan diri pada Jumat (14/01/2021), menyusul munculnya laporan yang menyalahkan kabinet atas salah urus dana subsidi pengasuhan anak.
Rutte mengatakan bahwa dia telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Raja Belanda, Raja Willem-Alexander. Para menteri akan tetap sebagai bagian dari pemerintahan sementara sampai koalisi baru terbentuk.
BACA JUGA: Belanda Minta Maaf soal Kekerasan Masa Lalu kepada Indonesia
Pihak berwenang menghadapi kontroversi ketika ribuan orang secara keliru dituduh melakukan penipuan, dan dipaksa untuk membayar kembali subsidi perawatan anak kepada negara.
"Orang-orang yang tidak bersalah telah terluka, hidup mereka telah dihancurkan, dan parlemen tidak diberi informasi yang memadai dan tidak lengkap tentang hal ini," kata Rutte pada konferensi pers sebagaimana dilansir RT.