Setelah Dikunjungi Presiden Jokowi, Penyebab Banjir Kalimantan Selatan Diperdebatkan Warganet

Bima Setiyadi, Jurnalis
Selasa 19 Januari 2021 12:08 WIB
Rombongan Jokowi menerobos banjir di Kalimantan Selatan.(Foto:Antara)
Share :

JAKARTA - Musibah banjir di Kalimantan Selatan yang terjadi beberapa hari belakangan ini menjadi sorotan warganet. Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung kondisi banjir saat hujan.

Di tengah kunjungannya, Presiden Jokowi menyebut, banjir Kalimantan Selatan akibat curah hujan tinggi. Hal itu sontak membuat warganet beradu pendapat penyebab banjir di Kalimantan Selatan yang sebelumnya tidak pernah terjadi.

"Berkurangnya hutan primer dan sekunder yang terjadi dalam rentang 10 tahun terakhir disebut menjadi penyebab terjadinya banjir terbesar di Kalimantan Selatan #PrayforKalimantanSelatan," tulis akun @hekahert yang dikutip Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Jokowi: Ini Banjir Besar, Mungkin Lebih dari 50 Tahun Tidak Terjadi di Kalsel

"Makanya pak yg adalah yg bergelarkan Ir. Kehutanan!! Agar hutan kalimantan itu dijaga jan malah dijadikan hutan sawit hutan sawit terus, ya jadinyq banjir kan! Ini tdak lama kami di Papua jga bgitu hutan Papua dibagian selatan sudah dicaplok semua oleh perusahan sawit????," sambung akun @kitatemananaja

Akun lainnya, @prabadasu mempertanyakan efektifitas program penanaman pohon yang dilakukan pemerintah selama puluhan tahun. Atau justru program itu tidak mampu mengejar degradasi akibat alih fungsi lahan.

Baca Juga: Kondisi Terkini Banjir di Kalsel, Perahu Karet dan Helikopter Jadi Transportasi Utama

"apakah program tanam menanam yang dilakukan pemerintah selama puluhan tahun itu tidak berhasil, atau program itu tidak mampu mengejar tingkat degradasi akibat alih fungsi lahan, sehingga banjir begitu parah di kalimantan selatan dan beberapa wilayah lainnya," cuitnya.

Pemprov Kalimantan Selatan telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir pada 14 Januari 2021. Pihak BPBD juga sampai saat ini masih melakukan pendataan titik pengungsian bagi masyarakat terdampak.Banjir yang menerjang 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan ini juga merendam 24.379 rumah. Akibatnya 39.549 warga terpaksa mengungsi.

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya