Ini Dugaan Penyebab Banjir Bandang di Gunung Mas Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Selasa 19 Januari 2021 16:40 WIB
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan (Foto: Putra R)
Share :

BOGOR - Banjir bandang menerjang pemukiman warga di kawasan Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021). Diduga, penyebab banjir bandang akibat aliran Sungai Cisampay yang tersumbat material longsor.

Wakik Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, beberapa waktu lalu memang sempat terjadi longsor di hulu Sungai Cisampay. Material longsor tersebut diduga menyumbat aliran sungai yang membesar karena guyuran hujan deras sejak Senin 18 Januari 2021.

"Kalau tadi laporan dari pak Lurah dua minggu yang lalu di sana (Curug Cisampay) longsor. Ada batu, balokan nahan di situ ditambah hujan dari kemarin 24 jam," kata Iwan di lokasi kejadian.

Baca Juga:  2 Warga Terseret Banjir Bandang Gunung Mas Bogor Selamat, Tak Ada Korban Jiwa

Sehingga, ketika air terus membesar longsoran yang menutup aliran Sungai Cisampay jebol. Air yang deras pun tumpah membawa material lumpur, batu hingga batang pohon dan melintasi pemukiman warga.

"Ada balok kayu tidak kuat nahan debit air yang tinggi. Di sana tuh hutan, tapi durasi air, durasi hujan yang tinggi tidak kuat menahan. Jadi penyebabnya karena hujan yang tinggi. Tidak ada hutan yang gundul, tidak ada penebangan di sana," ungkap Iwan.

Setelah ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan ahli geologi untuk melihat kontur tanah di sekitar lokasi. Sehingga Pemkab Bogor akan memberi masukan kepada PTPN selaku pengelola Gunung Mas, Puncak.

"Kami mungkin nanti dari pihak geologi, IPB atau dari BIG untuk melihat di sini kontur demografi tanahnya. Memang di sini konturnya ada perumahan yang di atasnya tebing. Mungkin nanti setelah kajian ini daerah akan memberikan masukan ke pihak PTPN. Mungkin nanti ada relokasi," jelasnya.

Baca Juga: Ini Penampakan Dahsyatnya Banjir Bandang Terjang Bogor

Yang pasti, tambah Iwan, pihaknya memastikan bahwa bantuan kepada para pengungsi tersalurkan dengan baik. Terutama kebutuhan logistik dan perlengkaan bayi selama mereka mengungsi.

"Kami hadir di sini untuk memastikan yang pertama warga yang diungsikan kita pastikan terjamin untuk makannya. Terjamin untuk anak anak bayi tidur ada selimut dan lain-lain kita siapkan. Selanjutnya terjamin dari standar covid-19. Karena ini darurat, mudah-mudahan manajemen menerima dan warga ditempatkan di wisma yang ada di sini," tutup Iwan.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya