"Wajar karena mungkin ada yang tidak memenuhi harapan," jelasnya.
Sebelumnya, tim advokasi korban penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) melaporkan peristiwa penembakan ke Den Haag, Belanda. Salah satu alasannya karena hasil investigasi Komnas HAM tak tuntas dan terkesan hanya formalitas.
"Kita intinya tak puas dengan laporan Komnas HAM terkait penyelidkan hasilnya. Komnas HAM tak tuntas kayak cuma yaudah kulitnya aja," kata Ketua Badan Pengurus PUSHAMI, Hariadi Nasution saat dihubungi MNC Portal Indonesia melalui telepon, Kamis (21/1/2021).
(Khafid Mardiyansyah)