BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat yang menetap di wilayah langganan banjir agar waspada. Itu karena intensitas hujan tinggi sedang rutin mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya. Untuk itu, warga diminta mulai waspada potensi datangnya banjir.
Masyarakat yang perlu waspada terhadap bencana banjir dan angin puting beliung berada di Kecamatan Tambun, Cibitung, dan Babelan. "Mengingat curah hujan cukup tinggi beberapa hari terakhir ini. Masyarakat kami minta waspada,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, Jumat (22/1/2021).
Saat ini, kata dia, pihaknya telah melakukan persiapan kesiapsiagaan penanggulangan banjir. Seluruh posko di setiap kecamatan telah melakukan apel kesiapsiagaan bencana banjir. "Logistik makanan, peralatan evakuasi perahu karet, mesin pompa, maupun personel telah dipersiapkan dalam menghadapi potensi bencana banjir,” ujarnya.
Henri mengatuakan, untuk perahu karet, pihaknya sudah disiagakan di tiap kantor kecamatan yang menjadi posko penanganan banjir. Jumlah perahu karet yang disiagakan saat ini sebanyak 24 unit. "45 personel kita sudah siap, kami juga kan dibantu bersama unsur kepolisian, TNI, serta masyarakat,” ucapnya.
Untuk titik rawan banjir tahun ini tidak berbeda jauh dengan tahun lalu. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir agar selalu menjaga kebersihan. Terutama jangan membuang sampah ke sungai atau kali. "Ya masyarakat juga harus menjaga kebersihan. Terutama saluran-saluran sungai. Jangan buang sampah sembarangan,” tuturnya.