Dirinya tidak mengetahui kenapa ular tersebut bisa terjebak di kabel tiang listrik bertegangan tinggi. Apakah karena habitatnya terganggu sehingga mencari sarang baru dikarenakan saat ini musim penghujan, atau karena faktor lain.
Baca Juga : Puluhan Tahun Tak Punya Identitas di Jakarta, Ibu Ini Meninggal Usai Melahirkan
Diakuinya, laporan kebaradan ular memang cukup banyak. Pada tahun 2020 saja, pihaknya menangani 33 ular yang masuk ke rumah dan permukiman warga. Sementara di awal tahun 2021 sudah ada laporan dan berhasil mengevakuasi tiga kejadian ular masuk rumah warga.
"Biasanya kita menggunakan alat khusus, yakni grabstick dan sarung tangan pelindung, untuk evakuasi ular. Sebab kalau ularnya berbisa dikhawatirkan menggigit petugas," terangnya. adi haryant.
(Angkasa Yudhistira)