Kudeta Militer Myanmar, Warga Merasa Terkejut, Takut, Marah, dan Frustasi

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 02 Februari 2021 10:22 WIB
Foto: Reuters.
Share :

Wartawan BBC Burma, Nyein Chan Aye mengatakan suasana di Yangon menunjukkan "ketakutan, kemarahan dan frustrasi". Dia mengatakan bahwa setelah terburu-buru membeli kebutuhan pokok, seperti beras, banyak orang yang tinggal di dalam rumah menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

Ketakutan warga Myanmar beralasan jika melihat bagaimana militer menjalankan pemerintahan di negara itu pada 1990-an sampai 2000-an. Korupsi merajalela, dengan harga yang berfluktuasi, penindasan, konflik etnis, dan kekurangan gizi yang kronis terjadi di beberapa daerah.

Militer telah melancarkan kudeta berdarah pada 1988, dengan ribuan orang tewas ketika pemberontakan, yang dipimpin mahasiswa melawan pemerintah, dipadamkan.

Suu Kyi menjadi terkenal pada saat itu dan berjuang melawan aturan militer dan pelanggaran hak asasi manusia selama dua dekade, setelah militer menolak untuk menerima kemenangan pemilihannya pada 1990.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya