TULUNGAGUNG - Sebelum diringkus di sebuah warung kopi, MF (37) warga Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, masih sempat mencetak batako. MF ditangkap karena memiliki sambilan sebagai pengepul judi toto gelap (togel). Di sela membuat batako, ia melayani orang orang yang hendak memasang taruhan angka togel.
"Dari tangannya petugas mengamankan bukti rekapan togel," ujar Kapolsek Karangrejo, AKP Sugeng kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).
Baca juga: Oknum Kades di Bengkulu Tertangkap Basah Asyik Main Judi
Satu unit telepon genggam juga turut disita, kemudian uang tunai Rp30 ribu. Di depan petugas, MF mengaku baru dua bulan menjadi pengepul togel. Omzet rata rata setiap harinya Rp100 ribu. Dari nominal itu, ia hanya mengantongi komisi 10% dari omzet.
Sementara uang selebihnya disetorkan kepada bandar yang saat ini masih dalam pengejaran petugas. Sebagai pembuat batako, MF mengaku hanya ingin mencari tambahan penghasilan.
"Yang bersangkutan mengaku baru dua bulan menjadi pengepul togel," terang Sugeng.
Baca juga: Beralih Jadi Bandar Judi Togel Gara-Gara Pandemi Covid-19, 2 Pedagang Ditangkap
Untuk menjalankan aksinya, MF memilih warung kopi sebagai tempat transaksi. Sepintas, ia hanya duduk duduk sambil menikmati kopi.