Gaduh Kudeta Menggoyang Pangeran Cikeas

MNC Portal, Jurnalis
Sabtu 06 Februari 2021 13:34 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Belum setahun berganti Ketua Umum, Partai Demokrat digoyang. Isu melengserkan Ketua Umum  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mencuat, setelah lima tokoh politik berkumpul di Lantai 28 Hotel Rasuna Aston, Jakarta. Pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi dicatut dalam upaya kudeta  AHY dari komando partai.

Bereaksi, AHY meminta dukungan masyarakat Indonesia. Melalui konprensi pers dan ditonton virtual oleh seluruh Pengurus DPD Partai Demokrat se-Indonesia. Dirinya menyebut tongkat komando Partai akan direbut melalui kongres luar biasa (KLB), 360 pemegang suara partai akan dibayar demi memuluskan kongres.

“Gabungan dari pelaku gerakan ini ada 5 orang; terdiri dari 1 kader Demokrat aktif, 1 kader yang sudah 6 tahun tidak aktif, 1 mantan kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan 1 mantan kader yang telah keluar dari partai 3 tahun yang lalu,” papar AHY.

Dilakukan Lima Tokoh

Sehari setelah kongres, identitas kelimanya kemudian tersebar, yakni Kepala Staf Kepresidenan Jendral (purn) TNI Moeldoko yang disebut sebagai seorang pejabat penting pemerintahan yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo.

Nama Moeldoko keluar setelah Ketua Badan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief melalui akun twitternya @Andiarief_ menyebutkan bahwa Moeldoko merupakan orang yang dimaksud AHY.

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko," cuitnya.

Sementara seorang kader demokrat aktif yang disebut diketahui anggota komisi V DPR RI, Jhoni Allen Marbun.Ia bahkan sempat mengajak sejumlah ketua DPC Demokrat dari Kalsel untuk bertemu Moeldoko.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya