MANILA - Filipina berencana mengizinkan bioskop dan tempat hiburan kembali beroperasi demi mengaktifkan kembali perekonomian, kata juru bicara presiden, Jumat (12/2/2021).
Jumlah kasus positif dan kematian akibat COVID-19 di Filipina menempati urutan kedua tertinggi di Asia Tenggara, tetapi Juru Bicara Kepresidenan, Harry Roque, mengatakan pemerintah telah meningkatkan kapasitas rumah sakit demi mengendalikan wabah.
BACA JUGA: Klaster Baru Covid-19 Muncul, Melbourne Kembali Lockdown Ketat
"Kami tidak memiliki masalah terkait tingkat utilitas (rumah sakit). Faktanya saat ini kita harus membuka kembali ekonomi karena kita butuh banyak lapangan kerja," kata Roque saat menyampaikan keterangan pers.
Akibat pandemi, pertumbuhan ekonomi Filipina melambat pada tahun lalu mengingat pemerintah memberlakukan penutupan wilayah dan pembatasan kegiatan yang menyebabkan perusahaan gulung tikar dan jutaan orang menganggur.