JAKARTA - Belasan ribu warganet telah menandatangani petisi online bertajuk 'Pak Din Syamsuddin Tidak Radikal.' Petisi tersebut digagas David Krisna Alka sebagai respons atas laporan Gerakan Anti Radikalisme (GAR) Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).
Berdasarkan pantauan MNC Portal di laman change.org pukul 11.44 WIB, petisi dukungan untuk Din telah ditandatangani 14.001 warganet. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah. Petisi tersebut ditujukan kepada GAR ITB.
Baca juga: Respons Ikatan Alumni ITB soal GAR Laporkan Din Syamsuddin
David berharap GAR ITB meminta maaf kepada Din Syamsuddin, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang namanya terseret-seret sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.
"GAR ITB jangan merusak jalan Islam moderat yang sedang dibangun Presiden Jokowi," ucap David saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Senin (15/2/2021).
Baca juga: Dikritisi Banyak Pihak soal Laporkan Din Syamsuddin, GAR: Pro-Kontra Itu Biasa
David menuturkan, Din Syamsuddin adalah salah satu tokoh Islam moderat seperti halnya Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, cendekiawan Muslim Azyumardi Azra, dan lain sebagainya.
"Tokoh-tokoh umat itu role model yang telah dan sedang berkiprah dalam keumatan dan kebangsaan, yang mendamaikan, menyatukan dan berkemajuan," jelasnya.