Langgar Protokol Kesehatan, The Jungle Water Park Bogor Disegel Sementara

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Senin 15 Februari 2021 12:39 WIB
The Jungle Water Park langgar protokol kesehatan (foto: ist)
Share :

BOGOR - Satgas Covid-19 Kota Bogor menyegel sementara, dan memberikan sanksi denda kepada tempat wisata The Jungle Water Park karena melanggar protokol kesehatan. Pasalnya diketahui adanya kerumunan orang di area kolam ombak.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, kerumunan tersebut diketahui berdasarkan video viral di media sosial pada Minggu 14 Februari 2021. Mendapat laporan itu, pihaknya lansung meminta penjelasan dari pengelola The Jungle Water Park.

"Tadi pagi saya menerima informasi terkait video yang menujukan terjadi kerumunan di The Jungle. Langsung kami berkoordinasi meminta penjelasan darinpihak Jungle tadi hadir di sini," kata Bima, kepada wartawan Senin (15/2/2021).

Baca juga:   Satgas Ungkap 28 Provinsi Tingkat Kepatuhan Memakai Masker di Bawah 85%

Dari keterangan pengelola, didapati bahwa pengunjung di tempat wisata tersebut memang tidak melebihi kapasitas yakni hanya sekitar 15%. Akan tetapi, The Jungle tidak menyangkal terjadi kerumunan di kolam ombak seperti dalam video viral.

"Pertama pengunjung kemarin di Jungle dari kapasitas maksimal 8 ribu yang berkunjung adalah 1.166 orang jadi 15 persen. Jadi dari aspek kapasitas tidak ada pelanggaran. Namun saya tanyakan video benar atau tidak? Disampaikan benar. Mengapa itu bisa terjadi karena pengaturan sistem bagi pengunjung di kolam ombak hanya 1 kali selama 10 menit sehingga terjadi penumpukan," jelas Bima.

Baca juga:  Perjalanan KRL Ditambah untuk Maksimalkan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Dengan begitu, The Jungle Water Park melanggar protokol kesehatan karena menimbukan kerumunan. Meski, tidak dalam kapasitas jauh di bawah normal.

"Artinya ada pelanggaran protokol kesehatan, pengelola walaupun kapasitas pengunjung tidak maksimal tetapi tidak menerapkan protokol kesehatan menghindari kerumunan. Walaupun hanya 10 menit telah terjadi kerumunan," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya