"Hari ini kader Partai Demokrat terzalimi. DPC terzalimi, DPS terzalimi. Wewenang dan otoritas mereka diberangus semua ditarik ke pusat. Pemilihan bupati, pemilihan wali kota semua tidak lagi menjadi otoritas DPC untuk memilih calon-calon terbaik mereka ditarik ke pusat ini tidak boleh lagi terjadi," ujarnya.
"Pusat adalah pusat kebijakan tempat strategis membuat kajian-kajian kebijakan untuk diimplementasikan di daerah itulah mestinya partai," tambahnya.
Baca Juga: Soal Kudeta Demokrat, AHY Sebut Presiden Jokowi Tak Tahu Keterlibatan Moeldoko
(Arief Setyadi )