Melihat Bung Karno Lewat Surat Cinta Romantis yang Ditulis untuk Istri-istrinya

Doddy Handoko , Jurnalis
Minggu 21 Februari 2021 06:16 WIB
Bung Karno. (Foto: Istimewa)
Share :

BUNG Karno dikenal piawai dalam merangkai kata. Surat-surat cinta Bung Karno pada istri-istrinya membuktikan sisi romantis Bung Karno. Rayuannua yang dituangkan di surat cinta yang berlembar-lembar membuat wanita yang diincarnya bertekuk lutut. Berikut cuplikan surat cinta sang proklamator.

Ratna Sari Dewi

Naoko Nemoto atau Ratna Sari Dewi, wanita berkebangsaan Jepang yang dinikahi Sukarno. Ia lahir di Tokyo, 6 Februari 1940, Ratna menikah dengan Bung Karno pada usia 19 tahun.

Ia bertemu Bung Karno di Imperial Hotel, Tokyo. Sebelum menjadi istri Soekarno, Dewi adalah seorang geisha.

“Jika saya mati, kuburlah saya di bawah pohon yang rindang. Saya memiliki seorang istri, yang saya cintai dengan segenap jiwa saya. Namanya Ratna Sari Dewi. Jika dia meninggal, kubur dia di kuburanku. Aku ingin dia selalu bersamaku,” surat yang ditulis Bung Karno tanggal 6 Juni 1962.

Bung Karno kepada Ratna juga pernah menulis surat, “Jadilah sumber kegembiraan bagi saya. Kebahagiaan saya, sumber kekuatan saya, jadilah sumber inspirasi," ujar Roso Daras penulis buku "Sukarno Sejarah yang Tercecer".

Baca juga: Kisah Pierre Tendean Kecelakaan dengan Motor Ducati di Demak

Surat lain menceritakan saat Bung Karno sedang sidang kabinet, "Secara fisik, saya ada di sini dalam sebuah pertemuan kabinet, tapi hati saya bersamamu," tulisnya.

Dalam wawancaranya dengan Japan.co, Ratna mengatakan masih menyimpan surat-surat Soekarno yang dialamatkan padanya.

"Saya memiliki 500 surat yang kini disimpan dengan baik di sebuah bank," kata Dewi.

Fatmawati

Berikut surat cinta Bung Karno kepada Fatmawati. "Kamu adalah cahaya di mataku. Kamu yang akan mengizinkanku melanjutkan perjuangan beratku."

"Dari ribuan perawan di dunia. Aku memuliakanmu sebagai dewi. Aku memujamu dengan nyanyian yang mulia, bunga dan sebanyak kemenyan hatiku".

Baca juga: Bagaimana Wajah Untung Surapati?

Fatmawati adalah putri seorang tokoh Muhammadiyah di Bengkulu yang menikah dengan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1943.

Hartini

Bung Karno mengungkapkan cintanya pada Hartini lewat surat cinta yang dirangkai puitis.

“Tuhan telah mempertemukan kita Tien, dan aku mencintaimu. Ini adalah takdir."

Ia juga menerima telegram dari Bung Karno, sebaris untaian kalimat yang indah. "Saat pertama kali melihatmu, hatiku bergetar. Mungkin Anda juga merasakan hal yang sama."

Cerita itu tertuang di buku biografi "Srihana-Srihani Hartini Sukarno:". Bung Karno sangat terkesan dengan kecantikan Hartini. Ia juga mengaku jatuh cinta pada Hartini pada pandangan pertama.

“Tien, saya tidak bisa bekerja tanpamu. Padahal kamu istri kedua saya, kamu tetap istri sah saya. Sekalipun tidak tinggal di Istana Negara, Anda tetap menjadi ratu. Anda akan menjadi ratu tanpa mahkota di Istana Bogor,” tulis Bung Karno.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya