Sebelumnya, Nurdin Abdullah tercatat pernah mendapatkan penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) pada tahun 2017. Sebuah penghargaan yang diberikan kepada pribadi-pribadi yang dianggap “anti korupsi” di Indonesia. Ironinya, 4 tahun kemudian Nurdin malah terjerat OTT oleh KPK.
Perempuan kelahiran tahun 1996 ini menilai kejadian yang menimpa Nurdin, sangatlah mengecewakan. Ia menilai kehadiran kasus ini dapat membuat stigma pada politik di Indonesia menjadi semakin buruk.
“Ini adalah kejadian yang sangat mengecewakan, utamanya bagi orang-orang yang berkecimpung dalam politik dan masih percaya dengan politik. Seolah politik bersih dan berprestasi terasa begitu sulit di negeri ini,” ungkapnya.
(Timothy Putra Noya)
(Fahmi Firdaus )