Program RJIT Kementan Terbukti Memberi Dampak Positif

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Selasa 02 Maret 2021 13:55 WIB
Foto: Dok Okezone
Share :

Contohnya kegiatan RJIT yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Kelompok tani yang diketuai Sumariyadi ini memiliki lahan seluas 37 ha yang ditanami padi dan sesekali ditanami jagung saat ketersedian air berkurang.

Dia mengatakan, kondisi saluran sebelum diperbaiki berupa saluran tanah, sehingga distribusi air ke lahan sawah kurang lancar akibat sering kehilangan air akibat tanah yang porus.

“Kondisi Saluran saat ini menjadi saluran permanen menggunakan konstruksi Ferocement dengan sistem cor di tempat dengan 2 sisi saluran,” ungkapnya.

Luas layanan irigasi sebelum dilakukan rehab saluran, layanan irigasi seluas 50 ha. Luas layanan irigasi setelah dilakukan rehab saluran layanan irigasi menjadi seluas 55 ha.

Sementara produktivitas sebelumnya hanya 7 ton/ha, namun setelah saluran direhab mengalami kenaikan menjadi 7,7 ton/ha. Sebelumnya IP pada lokasi tersebut 250, setelah ada kegiatan intensitas pertanaman (IP) menjadi 300 atau 3 kali tanam dalam 1 tahun.

“Dampak lain dari kegiatan rehabilitasi saluran ini adalah dapat dilakukannya percepatan tanam secara serempak (tanaman padi), serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan saluran irigasi tersebut,” katanya.

Manfaat kegiatan RJIT juga dirasakan petani di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Kegiatan padat karya ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Leppangeng, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya