JAKARTA - Pemuda berinisial RD (22), pelaku pembacokan terhadap Aiptu Dwi Handoko dibekuk polisi. Bekas santri dan guru ngaji ini meminta maaf. Peristiwa pembacokan terjadi saat anggota polisi membubarkan kerumunan.
"Saya Rendy ingin meminta maaf kepada Aiptu Dwi, telah melukai tangannya atau jarinya, (maaf) yang sebesar-besarnya. Saya sangat menyesal," ujar RD dengan wajah tertunduk, Kamis 4 Maret 2021.
Baca Juga: Bubarkan Kerumunan, Anggota Polisi Dibacok Geng Motor
Dia mengaku telah bergabung dengan geng motor yang bernama Enjoy MBR 86 itu selama hampir dua bulan. Kata RD, tak ada alasan spesifik mengapa dia bergabung dengan kelompok tersebut.
"(Bergabung) selama satu bulan lebih. Tidak ada motif sama sekali, cuma ikut aja," ucapnya.