"Karena itu saat kami bertemu dengan bapak Kapolri, tolong ada satu prioritas kepolisian karena anggaran sarana prasarana untuk melengkapi CCTV di ruang tahanan. Pembelian CCTV harus menggunakan uang negara, karena itu alat resmi untuk kepentingan hukum agar bisa berjalan dengan baik. Kalau disumbangkan dari pihak-pihak tertentu dan pihak tersebut terlibat kasus maka tidak menjadi obyektif," tutur M. Choirul Anam.
"Sistem manajemen pemeriksaan menggunakan CCTV di semua tempat-tempat pemeriksaan ini yang harus menjadi prioritas di internal kepolisian secara keseluruhan," tegas M. Choirul Anam.
Baca Juga: Komnas HAM Bandingkan Penembakan 6 Laskar FPI dengan Tragedi Rohingya
(Arief Setyadi )