Pandemi Covid-19, Produk Makanan & Minuman Indonesia Tetap Hadir di FOODEX Jepang 2021

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 11 Maret 2021 11:05 WIB
Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi membuka Paviliun Indonesia dalam pameran FOODEX Jepang 2021 ke-46 (Foto: KBRI Tokyo)
Share :

Paviliun Indonesia dalam pameran ini diwakili oleh 17 produsen makanan minuman antara lain; Javara (Kampung Kearifan Indonesia), Mayora, Indofood, Malindofood, Inaco, Great Giant Pineapple, Gagafood, dan Sasa Inti. Produk UKM Indonesia yang dipromosikan antara lain produk snack Maicih yang mulai disukai konsumen Jepang dengan rasanya yang pedas. Selain itu Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Bali dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaannya yang telah dilatih, dengan menampilkan produk makanan, pertanian dan perikanan.

Atase Perdagangan KBRI Tokyo Arief Wibisono mengatakan, KBRI Tokyo bekerjasama dengan instansi terkait seperti Kementerian Perdagangan RI yang membantu mempromosikan produk makanan minuman Indonesia kepada pasar di Jepang melalui keikutsertaan dalam berbagai pameran di Jepang.

"Kita bantu mempromosikan produk Indonesia di Jepang. Dari yang skala besar, menengah dan UMKM. Jadi selain produk Indofood dan Mayora yang besar, ada juga disini yang UMKM seperti Javara Kampung Kearifan dan ada produk dari Maicih. Nah beberapa produk ini rencananya akan masuk ke sejumlah supermarket di Jepang seperti Maruetsu," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu importir produk makanan dari Indonesia, Masatsugu Kawasaki, mengatakan, produk snack dan mi instan rasa pedas asal Indonesia sekarang mulai digemari di Jepang.

"Hal ini didorong dengan masuknya produk makanan pedas asal Korea yang sedang menjadi tren di Jepang. Dalam even FOODEX 2021 kami akan mengorder tambahan produk snack dan mi instan rasa pedas asal Indonesia sebanyak 8 kontainer lagi dalam tahun ini,” urainya.

FOODEX 2021 merupakan salah satu pameran makanan dan minuman internasional terbesar di Asia yang juga diikuti oleh berbagai negara seperti Korea, China, Malaysia, Thailand, Vietnam, Amerika Serikat dan Italia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Kemendag dan KBRI Tokyo, ekspor produk makanan minuman olahan Indonesia ke Jepang pada tahun 2020 mencapai USD327,92 juta (Rp4,7 triliun) dengan tren peningkatan sebesar 11,67% selama lima tahun terakhir. Sedangkan untuk produk buah-buahan dan sayuran ekspor Indonesia ke Jepang pada tahun 2020 senilai USD260,8 juta (Rp3,7 triliun) dan mengalami kenaikan 78,83% dibandingkan ekspor pada tahun 2019 sebesar USD145,83 juta (Rp2 triliun).

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya