“N439K ini awalnya dianggap menghilang saat lockdown diberlakukan di Skotlandia. Tapi justru muncul di Rumania, Swiss, Irlandia, Jerman, dan Inggris. Mulai November tahun lalu, varian ini dilaporkan menyebar secara luas,” ujar Zubairi.
Dengan penemuan kasus dua varian Covid-19 tersebut, Zubairi berpesan agar masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Dia juga mengingatkan pandemi Covid-19 belum usai.
Baca Juga : Eijkman: Mutasi Corona N439K Terdeteksi di Indonesia sejak November 2020
“Pesan saya. Tetap jaga jarak, pakai masker dan hindari kerumunan, apalagi di dalam ruangan. Jangan bosan saling ingatkan. Pandemi belum usai,” katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)