Semen yang berkualitas tentu saja semen yang sudah memiliki logo SNI (Standar Nasional Indonesia) pada kemasannya. Seperti yang kita ketahui, logo SNI yang terdapat pada suatu produk, artinya produk tersebut sudah teruji kualitas, keamanan dan spesifikasinya sebelum di pasarkan untuk khalayak luas. Maka dari itu penting sebelum memilih semen untuk memastikan sertifikasi yang telah diraih oleh merek tersebut.
• Pilih Semen Dengan Usia Baru
Pilih semen yang masih dalam kondisi masih baru. Sebab, katagori semen tersebut masih berkualitas adalah paling lama disimpan dalam jangka waktu 1 bulan. Cara untuk mengetahui semen tersebut adalah semen baru adalah dengan menanyakannya kepada pemilik toko atau Anda bisa menekannya dari luar kemasan. Jika semen terasa sangat keras, sudah pasti semen tersebut merupakan semen yang sudah disimpan lama sehingga kualitasnya akan menurun. Namun, sebaliknya jika ketika ditekan semen tersebut terasa lembut, berarti semen tersebut masih sangat layak digunakan.
• Perhatikan Kemasan Semen
Cara selanjutnya untuk mengetahui semen tersebut berkualitas adalah dengan memperhatikan kemasan semen tersebut. Pilih semen dengan kemasan yang baik dan tidak rusak ataupun robek. Karena jika kemasan telah rusah, tentu akan berpengaruh terhadap kualitas semen sehingga hasil akhir pengaplikasiannya terhadap kontruksi bangunan akan kurang memuaskan.