Widi mengaku pekerjaan rekonstruksi ini dalam rangka meningkatkan kualitas jalan serta memberikan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus sebagai pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.
Jasa Marga telah menyiapkan mitigasi risiko sebagai langkah antisipasi jika terjadi kepadatan lalu lintas berupa pengalihan arus lalu lintas yang terdampak sebelum area kerja, mempersempit area kerja pada lajur 2, dan persiapan skema lawan arah atau contra flow apabila kondisi sudah padat.
Jasa Marga juga menyiapkan rambu-rambu pengamanan pekerjaan sesuai standar, menyiapkan petugas pengaturan lalu lintas, serta memastikan petugas tetap menjaga protokol kesehatan di lokasi pekerjaan sebagai upaya memastikan keamanan dan keselamatan petugas di sekitar lokasi pekerjaan.
Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut sekaligus mengimbau pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan sebelum menggunakan jalan tol.
"Tetap berhati-hati dan selalu perhatikan rambu-rambu serta arahan petugas. Pengguna jalan dapat mengakses informasi lalu lintas seputar jalan tol melalui kanal resmi di Call Center 24 jam kami di nomor 14080," pungkasnya. (wal)
(Erha Aprili Ramadhoni)