CERITA Putri Manohara terdapat di 20 panel relief Candi Borobudur, di lantai kedua bagian dalam, di bawah kisah dari kitab Lalitavistara.
Bambang Eka, budayawan Magelang menceritakan kisah tentang Manohara, bidadari jelita yang jadi istri Pangeran Sudhana, perwujudan tokoh sentral Buddha.
"Cerita Manohara menggambarkan udanakumaravada, yaitu kisah perkawinan Pangeran Sudhana dengan bidadari Manohara," katanya.
Alkisah, Halaka, seorang pemburu, berjasa menyelamatkan seekor naga dan mendapat hadiah laso dari orang tua naga.
Baca juga: Kisah Prabu Siliwangi Menikah dengan Nyi Subang Larang Lahirkan Raden Kian Santang
Saat duduk di samping kolam teratai, dia menemukan seorang peri bernama Manohara dan saudara perempuannya sedang mandi.
Sebelumnya, ia telah belajar mantra dari orang bijak untuk melumpuhkan Manohara. Dia berhasil melumpuhkan Manohara untuk tidak dapat bergerak , sementara peri lainnya terbang ke langit.
Oleh karena Halaka tidak sepadan dengan Manohara, maka Manohara dipersembahkan kepada Pangeran Sudhana.
Baca juga: Jenazah Mbah Priok Masih Utuh, Wangi dan Kelopak Matanya Bergetar
Manohara menikah dengan Sudhana dan tinggal di istana bersama Sudhana dan ayahnya yang juga seorang raja.
Versi lain mengisahkan bahwa Putri Manohara digambarkan sebagai putri berwajah cantik dengan dua kaki burung.